Hati-hati, Kolesterol Tinggi dapat Menyebabkan Penyakit Jantung Koroner!

Hati-hati, Kolesterol Tinggi dapat Menyebabkan Penyakit Jantung Koroner!

Penulis: dr. Intan Maulinar

 

Seperti yang kita ketahui bahwa penyakit jantung koroner merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Pemicu seseorang mengalami penyakit jantung koroner bisa terjadi karena banyak hal seperti riwayat jantung dalam keluarga, hipertensi, merokok dan kolesterol yang tinggi. Kadar kolesterol yang tinggi dapat mengganggu aliran darah dan memicu kerusakan pada pembuluh darah di jantung berupa munculnya timbunan plak. Cara mencegah terjadinya penyakit jantung adalah dengan menjaga kolesterol dalam keadaan stabil. Beberapa upaya yang dapat dilakukan diantaranya:

A.    Perbanyak konsumsi makanan yang sehat

Menjaga pola makan yang sehat dengan menghindari makanan cepat saji merupakan salah satu hal yang dapat dilakukan untuk menjaga tubuh tetap sehat. Konsumsi makanan yang kaya akan vitamin dan mineral seperti buah dan sayuran sangat bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol jahat dan mengurangi risiko terkena penyakit jantung koroner.

B.    Batasi asupan lemak

Mengkonsumsi lemak jenuh yang terlalu tinggi dapat mengakibatkan terjadinya obesitas. Orang yang mengalami obesitas akan memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami peningkatan nilai kolesterol dan mengakibatkan terjadinya penyakit jantung koroner. Lemak jenuh sendiri dapat berasal dari daging merah, gorengan, makanan cepat saji, dan produk olahan susu.

C.   Olahraga secara rutin

Olahraga bermanfaat untuk menjaga badan tetap sehat dan menghindari terjadinya obesitas. Obesitas berkaitan dengan meningkatnya kadar trigliserida dan LDL, serta berkaitan dengan kadar HDL yang lebih rendah. Obesitas juga dapat menyebabkan penyakit jantung, tekanan darah tinggi, dan berisiko terkena diabetes. Olahraga yang rutin dapat menurunkan kadar kolesterol tinggi. Olahraga yang baik dilakukan minimal 30 menit setiap harinya dan dilakukan secara konsisten atau terus menerus. 

D.   Berhenti merokok

Merokok merusak pembuluh darah Anda, mempercepat pengerasan arteri, dan meningkatkan risiko penyakit jantung koroner. Berhenti merokok akan menurunkan risiko penyakit jantung koroner. Saat ini banyak pilihan metode yang membantu dalam berhenti merokok, seperti psikoterapi, terapi hipnosis, dan lain-lain.

E.    Batasi konsumsi alkohol berlebih

Terlalu banyak alkohol dapat meningkatkan kadar kolesterol dan kadar trigliserida. Hindari minum terlalu banyak alkohol. Selayaknya pria tidak lebih dari dua gelas per hari, dan wanita tidak boleh lebih dari satu gelas per hari.

F.    Lakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala

Melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala merupakan hal penting yang dilakukan untuk mengetahui kondisi fisik dan kesehatan seseorang. Pemeriksaan kesehatan yang dapat dilakukan antara lain melakukan pemeriksaan kolesterol secara berkala. Pemeriksaan kolesterol yang dilakukan adalah dengan cara puasa terlebih dahulu 8 – 12 jam agar hasil yang terlihat sesuai dengan kondisi pasien.

 

Referensi :
Healey, N. (2021). Is There More to a Healthy-Heart Diet than Cholesterol? Nature, 594, pp. 1–2.
Duran, et al. (2020). Triglyceride-Rich Lipoprotein Cholesterol, Small Dense LDL Cholesterol, and Incident Cardiovascular Disease. Journal of the American College of Cardiology, 75(17), pp. 2122–2135.

Sumber gambar: freepik.com