jadwal dokter

Info Bed

rawat jalan

Dua Tahun Lagi, RSUD AW Sjahranie Samarinda Yang Dibina Oleh RSJPD Harapan Kita Bakal Setara RS Jantung Singapura.

(Ket. Foto : Dirut RSU AW Sjachranie dr Rachim Dinata Marsidi dan Dirut RS Harapan Kita dr Hananto Andriantoro meninjau gedung RSU AW Sjachranie Samarinda Kalimantan Timur, Senin( 24/7/ 2017).)

RSJPDHK, Jakarta - RSUD Abdul Wahab Sjahranie, Samarinda resmi ditetapkan sebagai rumah sakit yang mampu melakukan bedah jantung secara mandiri.

Read more...

RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita membantah terserang Malware Ransomware

Sistem komputer yang dimiliki Rumah Sakit Jantung Harapan Kita, Jakarta dipastikan tidak terkena serangan siber dari perangkat lunak berbahaya (malicious software/malware) berjenis ransomware bernama 'WannaCRY'.

Read more...

3 Gejala Khas Penyakit Jantung Bawaan Pada Anak

RSJPDHK - Penyakit jantung bawaan pada anak semakin banyak terjadi. Penyakit ini muncul sejak anak masih dalam kandungan. Penyakit jantung bawaan mengganggu kemampuan jantung untuk memompa darah dan penyaluran oksigen ke seluruh tubuh.

Read more...

Pemberitahuan Perubahan Waktu Kunjung Pasien Rawat Inap, Terhitung Mulai Tanggal 10 April 2017

Angka Penyakit Jantung Bawaan Anak di Indonesia Tinggi, Mengapa?

Ilustrasi (Dokumentasi Pribadi dr Radityo Prakoso Sp.JP (K).)

Banyak orang tua tidak mengerti gejala Penyakit Jantung Bawaan pada anak. Padahal penderitanya cukup tinggi. Di Indonesia, pada setiap kelahiran hidup ada 8 per 1000 atau 0,8 persen anak dengan penyakit jantung bawaan.

Read more...

Paviliun dr.Sukaman

Rawat jalan ( Poliklinik Eksekutif ) dr. Sukaman merupakan etalase pelayanan rumah sakit, sehingga kualitas pelayanan di RS akan sangat mudah dilihat dan dinilai oleh pelanggan. Selama tahun 2013 jumlah pasien yang berobat ke Poliklinik Eksekutif Rawat Jalan dan Rawat Inap mengalami kenaikan Kunjungan dan Pengunjung dari tahun sebelumnya.

One Day Care (ODC)

One Day Care merupakan unit perawatan khusus yang memberikan layanan pada pasien-pasien yang tidak memerlukan rawat inap sehingga sifatnya hanya sementara saja. Pasien yang mendapat layanan disini diberikan berdasarkan permintaan dokter.

Medical Check UP (MCU)

MEDICAL CHECK UP (MCU) Terletak di Instalasi Paviliun Sukaman, MCU dan Deteksi Dini Kardovaskular RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita memberikan pelayanan konsultasi dan pemeriksaan kardiovaskular. Konsultasi langsung dengan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dan pemeriksaan kardiovaskular penunjang lainnya.

ICVCU Dewasa

Sebagai rumah sakit rujukan nasional kardiovaskular, RSJPDHK mempunyai ruang perawatan intensif khusus untuk penyakit kardiovaskular/ medikal. Terdiri dari 18 tempat tidur (lantai 2) dan 12 tempat tidur (lantai 3), ICVCU menawarkan perawatan intensif disegala tingkat severitas. Tata ruang ICVCU lantai 2 dibuat menggunakan sistem single cubical sehingga pengawasan terhadap pasien lebih optimal. Selama tahun 2013 terdapat peningkatan jumlah pasien sebanyak 8% dari tahun sebelumnya. penatalaksanaan pasien gagal jantung (heart failure) menggunakan ECMO dan LVAD. Serta akan ditambah unit hemodialisis di tahun 2014.

Pediatrik OK & Ward

Instalasi Bedah Pediatrik, Penyakit Jantung Bawaan dan Perawatan Intensif Pasca Bedah merupakan unit pelayanan bedah jantung pada anak dan dewasa dengan penyakit jantung bawaan dan di dapat yang terdiri dari Unit Bedah Pediatrik dan Unit ICU Pediatrik yang berlokasi di Gedung Perawatan II lantai 8. Di Unit Bedah Pediatrik beroperasi 2 kamar operasi yang setiap hari menjalankan tindakan operasi sekitar 4-5 kasus dengan kompleksitas kasus yang beragam.

Cath Lab

Pemeriksaan diagnostik invasif dengan teknik kateterisasi jantung yang berada di Lt2 GP 1, sebanyak 5372 pemeriksaan, yang terdiri dari 4728 kasus angiografi koroner, 508 kateterisasi jantung, dan 136 tindakan lainnya. Juga telah dilakukan tindakan intervensi non-bedah terhadap kelainan koroner berupa angioplasti koroner sebanyak 2327 tindakan, valvuloplasty dengan balon 79 tindakan, tindakan non-bedah untuk kelainan kongenital sebanyak 176 tindakan, terutama terdiri dari 45 kasus ASO, 97 kasus ADO/ Nit occluder, 11 kasus BAS dan tindakan lainnya.