jadwal dokter

Info Bed

rawat jalan

Pemberitahuan Perubahan Waktu Kunjung Pasien Rawat Inap, Terhitung Mulai Tanggal 10 April 2017

Angka Penyakit Jantung Bawaan Anak di Indonesia Tinggi, Mengapa?

Ilustrasi (Dokumentasi Pribadi dr Radityo Prakoso Sp.JP (K).)

Banyak orang tua tidak mengerti gejala Penyakit Jantung Bawaan pada anak. Padahal penderitanya cukup tinggi. Di Indonesia, pada setiap kelahiran hidup ada 8 per 1000 atau 0,8 persen anak dengan penyakit jantung bawaan.

Read more...

PENYERAHAN SERTIFIKAT JCI

dari  Menteri Kesehatan ke Direktur RSJPDHK

  

Jakarta - Bertempat di Ruang Auditorium Gedung Perawatan 1 Lantai 4 pada (19/7), Dirut Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita – Dr. dr. Hananto Andriantoro, Sp.JP(K), MARS, FICA mempresentasikan program pencegahan primer bagi pasien yang bereskio tinggi terkena penyakit cardiovascular di Wilayah DKI Jakarta dihadapan Menteri Kesehatan RI, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Kepala Suku Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta dan Kepala Puskesmas Kecamatan Se-DKI Jakarta.

Read more...

Kenali 4 Gejala Awal Keluhan Penyakit Jantung Koroner

 

JawaPos.com – Pasien Penyakit Jantung Koroner (PJK) saat ini sudah bergeser ke usia lebih muda. Setiap pasien harus menyadari berbagai faktor risiko penyakit ini. Prosesnya bersifat degeneratif yaitu dengan bertambahnya umur, orang akan mengidap PJK.

Read more...

Suasana Acara Pembukaan Initial Survey JCI yang dilaksanakan tanggal 23-27 Mei 2016 di Auditorium GP 1 Lt 4 RSJPDHK, tampak searah jarum jam Sambutan Direktur Utama Dr. dr. Hananto Andriantoro, SpJP(K), MARS, FICA. tampak Ms. Roberta Heath, RS, MBA sedang berjabatan tangan dng Direktur Utama..Foto bersama Direksi dan Tim Surveyor.

Read more...

Paviliun dr.Sukaman

Rawat jalan ( Poliklinik Eksekutif ) dr. Sukaman merupakan etalase pelayanan rumah sakit, sehingga kualitas pelayanan di RS akan sangat mudah dilihat dan dinilai oleh pelanggan. Selama tahun 2013 jumlah pasien yang berobat ke Poliklinik Eksekutif Rawat Jalan dan Rawat Inap mengalami kenaikan Kunjungan dan Pengunjung dari tahun sebelumnya.

One Day Care (ODC)

One Day Care merupakan unit perawatan khusus yang memberikan layanan pada pasien-pasien yang tidak memerlukan rawat inap sehingga sifatnya hanya sementara saja. Pasien yang mendapat layanan disini diberikan berdasarkan permintaan dokter.

Medical Check UP (MCU)

MEDICAL CHECK UP (MCU) Terletak di Instalasi Paviliun Sukaman, MCU dan Deteksi Dini Kardovaskular RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita memberikan pelayanan konsultasi dan pemeriksaan kardiovaskular. Konsultasi langsung dengan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dan pemeriksaan kardiovaskular penunjang lainnya.

ICVCU Dewasa

Sebagai rumah sakit rujukan nasional kardiovaskular, RSJPDHK mempunyai ruang perawatan intensif khusus untuk penyakit kardiovaskular/ medikal. Terdiri dari 18 tempat tidur (lantai 2) dan 12 tempat tidur (lantai 3), ICVCU menawarkan perawatan intensif disegala tingkat severitas. Tata ruang ICVCU lantai 2 dibuat menggunakan sistem single cubical sehingga pengawasan terhadap pasien lebih optimal. Selama tahun 2013 terdapat peningkatan jumlah pasien sebanyak 8% dari tahun sebelumnya. penatalaksanaan pasien gagal jantung (heart failure) menggunakan ECMO dan LVAD. Serta akan ditambah unit hemodialisis di tahun 2014.

Pediatrik OK & Ward

Instalasi Bedah Pediatrik, Penyakit Jantung Bawaan dan Perawatan Intensif Pasca Bedah merupakan unit pelayanan bedah jantung pada anak dan dewasa dengan penyakit jantung bawaan dan di dapat yang terdiri dari Unit Bedah Pediatrik dan Unit ICU Pediatrik yang berlokasi di Gedung Perawatan II lantai 8. Di Unit Bedah Pediatrik beroperasi 2 kamar operasi yang setiap hari menjalankan tindakan operasi sekitar 4-5 kasus dengan kompleksitas kasus yang beragam.

Cath Lab

Pemeriksaan diagnostik invasif dengan teknik kateterisasi jantung yang berada di Lt2 GP 1, sebanyak 5372 pemeriksaan, yang terdiri dari 4728 kasus angiografi koroner, 508 kateterisasi jantung, dan 136 tindakan lainnya. Juga telah dilakukan tindakan intervensi non-bedah terhadap kelainan koroner berupa angioplasti koroner sebanyak 2327 tindakan, valvuloplasty dengan balon 79 tindakan, tindakan non-bedah untuk kelainan kongenital sebanyak 176 tindakan, terutama terdiri dari 45 kasus ASO, 97 kasus ADO/ Nit occluder, 11 kasus BAS dan tindakan lainnya.