jadwal dokter

Info Bed

rawat jalan

Category: Uncategorised Published: Monday, 07 August 2017 Written by Eddieboedha

RUJUKAN NASIONAL

Rujukan adalah pelimpahan wewenang dan tanggung jawab atas masalah 

kesehatan masyarakat dan kasus - kasus penyakit yang dilakukan secara timbal balik secara vertikal maupun horizontal meliputi sarana,rujukan teknologi, rujukan tenaga ahli, rujukan operasional, rujukan kasus,rujukan ilmu pengetahuan dan rujukan bahan pemeriksaan laboratorium(permenkes 922/2008). Sistem Rujukan pelayanan kesehatan merupakan penyelenggaraan pelayanan kesehatan yang mengatur pelimpahan tugas dan tanggung jawab pelayanan kesehatan secara timbal balik baik vertikal maupun horizontal. Pelimpahan wewenang dalam sistem rujukan dibagi menjadi:

 

 1. Interval referral 

, pelimpahan wewenang dan tanggungjawab penderitasepenuhnya kepada dokter konsultan untuk  jangka waktu tertentu , danselama jangka waktu tersebut dokter tsb tidak ikut menanganinya.

 2. Collateral referral 

, menyerahkan wewenang dan  tanggung jawab penanganan penderita hanya untuk 

satu masalah kedokteran khusus saja

 

3. Cross referra  , menyerahkan wewenang dan tanggungjawab penangananpenderita sepenuhnya kepada dokter lain untuk selamanya

 

4. Split referral , menyerahkan wewenang dan tanggungjawab penangananpenderita sepenuhnya kepada  beberapa dokter konsultan, dan selama jangka waktu 

pelimpahan wewenang dan tanggung jawab tersebut dokterpemberi rujukan tidak ikut campur.

 

 TujuanTujuan Umum : Dihasilkannya pemerataan upaya pelayanan kesehatan yangdidukung mutu pelayanan yang optimal dalam rangka memecahkan masalahkesehatan secara berdaya guna dan beerhasil guna

 

Tujuan Khusus: 

 

a.  Dihasilkannya upaya pelayanan kesehatan klinik yang bersifatkuratif dan

     rehabilitatif secara berhasil guna dan berdaya guna

b. Dihasilkannya upaya kesehatan masyarakat yang bersifat preventif 

    dan promotif secara berhasil guna dan berdaya guna.

 

Keuntungan sistem rujukan

1. Pertolongan lebih cepat

2. Memberikan rasa aman kpd pasien dan keluarganya

3. Dengan  penataan yg teratur, pengetahuan dan ketrampilan petugas  

     daerahmeningkat masyarakat .

 

Desa dpt menikmati tenaga ahli Syarat Rujukan

(1)   Rujukan harus dibuat oleh orang yang mempunyai kompetensi danwewenang untuk merujuk, mengetahui kompetensi sasaran/tujuan rujukandan mengetahui kondisi serta kebutuhan objek yang dirujuk.

(2)   Rujukan dan rujukan balik mengacu pada standar rujukan pelayanan  medis Daerah.

(3)   Agar rujukan dapat diselenggarakan tepat dan memadai, maka suatu rujukanhendaknya memenuhi syarat-syarat sebagai berikut :

 

a.      Adanya unit yang mempunyai tanggungjawab dalam rujukan,

b.     baik yangmerujuk atau yang menerima rujukan.

c.      Adanya Tenaga kesehatan yang kompeten dan mempunyai kewenanganmelaksanakan pelayanan medis dan rujukan medis yang dibutuhkan.

                                                                                i.            Adanya pencatatan/kartu/dokumen tertentu berupa :

                                                                              ii.            Formulir rujukan dan rujukan balik sesuai contoh. 

                                                                            iii.            Kartu Jamkesmas, Jamkesda dan kartu Assuransi lain. 

                                                                            iv.            Pencatatan dan dokumen hasil pemeriksaan penunjang. 

                                                                              v.            Adanya pengertian timbal balik antara pengirim dan penerima rujukan. 

                                                                            vi.            Adanya pengertian petugas tentang sistem rujukan.

  

Rujukan dapat bersifat horizontal dan vertikal, dengan prinsip mengirimke arah fasilitas pelayanan kesehatan yang lebih mampu dan lengkap

Hits: 451