Category: profile Published: Monday, 15 December 2014 Written by Eddieboedha

Sambutan

Direktur Utama

  

Dr. dr. Hananto Andriantoro, Sp.JP (K)., MARS., FICA 

 

Seiring dengan berbagai keberhasilan yang  telah diperoleh RSJPDHK melalui prestasi dari para rofessional yang dimiliki, RSJPDHK secara optimis mempertahankan pencapaian hasil dari seluruh komponen yang endukung, seperti melengkapi fasilitas alat kesehatan dengan tekhnologi yang mutakhir, pengembangan an peningkatan kompetensi bagi seluruh karyawan dan pola pemberian remunerasi yang tepat, dapat eningkatkan kesejahteraan yang berkeadilan bagi seluruh karyawan RSJPDHK. Komitmen keseriusan SJPDHK telah terbukti  dengan diperolehnya penghargaan akreditasi rumah sakit KARS oleh kementerian esehatan sejak tahun 2011, sebagai bentuk peningkatan standar  akreditasi rumah sakit yag lebih berkualitas untuk menuju standarisasi Internasional,  saat ini RSJPDHK juga tengah berupaya memenuhi Akreditasi paripurna Joint Commision  Internasional (JCI) suatu penghargaan internasional yangmenjadi target di Tahun 2014. sebagai bentuk peningkatan standar  akreditasi rumah sakit yag lebih berkualitas untuk menuju standarisasi Internasional, dan dengan berbangga RSJPDHK juga mendapatkan penghargaan Akreditasi sebagai RS  Pendidikan yang di peroleh pada Tahun ini. Kedepan akreditasi JCI enjadi fokus komitmen utama dalam pencapaian bagi rumah sakit jantung dan pembuluh darah harapan ita untuk mendapat pengakuan berstandar internasional yang menjadi wujud nyata peningkatan rofesionalisme bagi setiap rumah sakit yang mendapatkannya. JCI sendiri mendasarkan penilaiannya padastandarisasi pelayanan kesehatan yang berfokus pada keselamatan pasien, mutu pelayanan, eperawatan kepada pasien, koordinasi asuhan keperawatan, serta struktur yang dibutuhkan. Sebagai irektur Utama saya menyambut baik terbitnya Annual Report Tahun 2013, diharapkan ini merupakan cerminatau gambaran bagi keberhasilan dan kinerja RSJPDHK, saya bangga akan hal ini dan diharapkan eluruh unsur komponon dan unsur dapat mempertahankan dan terus meningkatkan  kinerja di tahun yangakan datang.

Lahir di Beijing-RRC, 4 Nopember 1957, DR. dr. Hananto Andriantoro menyelesaikan pendidikan S1 Kedokteran Umum di Universitas Indonesia tahun 1985 dan Spesialis I Penyakit Jantung pada tahun 1997 di tempat yang sama, dilanjutkan    dengan menyelesaikan S3 di Universitas Indonesia, dan Gelar Doktor pada 31 Agustus 2013. Di tahun yang sama tepatnya di tanggal 11 September 2013, Gelar S2 sebagai Magister Administrasi Rumah Sakit diterima dari Universitas Indonesia juga. Selain itu, beliau juga telah mengikuti berbagai pelatihan teknis di dalam dan luar negeri. Sejak tahun 2009, beliau telah memegang berbagai jabatan fungsional dan struktural serta menjadi narasumber di berbagai kegiatan    yang dilakukan oleh Kementerian Keuangan maupun Kementerian Kesehatan dan pada tahun 2011 sampai sekarang beliau menjabat Direktur Utama di RSJP Harapan Kita.   Tahun 2013 merupakan era penuh tantangan dan kesempatan bagi RSJPDHK, Program Pemerintah dalam mensejahterakan masyarakat Indonesia untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik menjadi target utama bagi Badan Penyelengara Jaminan Sosial(BPJS). Untuk memenuhi komitmen pemerintah untuk menjamin seluruh rakyat agar bisa memenuhi kebutuhan dasar hidup secara layak, setiap rumah sakit diwajibkan dapat melayani  pasien yang merupakan peserta JKN. Effesiensi dan effektifitas sangat dibutuhkan dalam proses  pelayanan bagi pencapaian hasil dari pelaksanaan program ini, dengan melakukan kendali  mutu dam kendali biaya sebagai upaya untuk mendapatkan hasil yang optimal bagi  pasien BPJS dijalankan secara berkualitas. Pedoman praktek klinis (PPK) sebagai dasar untuk dapat mencapai tingkat effisiensi dalam penggunaan obat dan alat bagi paserta tanpa mengurangi tingkat kepuasan dan proffesionalisme bagi penerima dan pemberi layanan. Perkembangan sistem informasi Rumah Sakit (SIRS) dan fasilitas kesehatan juga memegang peranan utama dalam pemenuhan kebutuhan,  dengan membangun desain sistem IT yang terintegrasi,  diharapkan dapat mendukung produktivitas pelayanan dan administrasi yang  lebih bermutu dan berkualitas. Untuk itu, diharapkan jika peningkatan Sistem IT dapat digunakan  sebagai alat monitoring dan evaluasi manajemen yang effektif demi terciptanya sinergi, dalam mendukung perubahan kearah yang lebih baik. Sebagai rumah sakit rujukan tersier yang mengutamakan prosedur berdasarkan  clinical pathways sebagai acuan yang efektif, effisien, akuntabel, dan terpercaya antara dokter dan pasien, dan para medis, serta penunjang lainnya diharapkan bisa mewujudkan kredibilitas dan tingkat kepercayaan dan kepuasan pasien terhadap RSJPDHK semakin meningkat. RS Jantung dan Pembuluh Daerah Harapan Kita (RSJPDHK) yang juga merupakan Pusat Jantung Nasional berkewajiban untuk mengembangkan sistem jejaring  dalam bidang Kardiovaskular dan melakukan binaan kepada semua rumah sakit di Indonesia

 

 

   

 

Hits: 9052

Paviliun dr.Sukaman

Rawat jalan ( Poliklinik Eksekutif ) dr. Sukaman merupakan etalase pelayanan rumah sakit, sehingga kualitas pelayanan di RS akan sangat mudah dilihat dan dinilai oleh pelanggan. Selama tahun 2013 jumlah pasien yang berobat ke Poliklinik Eksekutif Rawat Jalan dan Rawat Inap mengalami kenaikan Kunjungan dan Pengunjung dari tahun sebelumnya.

One Day Care (ODC)

One Day Care merupakan unit perawatan khusus yang memberikan layanan pada pasien-pasien yang tidak memerlukan rawat inap sehingga sifatnya hanya sementara saja. Pasien yang mendapat layanan disini diberikan berdasarkan permintaan dokter.

Medical Check UP (MCU)

MEDICAL CHECK UP (MCU) Terletak di Instalasi Paviliun Sukaman, MCU dan Deteksi Dini Kardovaskular RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita memberikan pelayanan konsultasi dan pemeriksaan kardiovaskular. Konsultasi langsung dengan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dan pemeriksaan kardiovaskular penunjang lainnya.

ICVCU Dewasa

Sebagai rumah sakit rujukan nasional kardiovaskular, RSJPDHK mempunyai ruang perawatan intensif khusus untuk penyakit kardiovaskular/ medikal. Terdiri dari 18 tempat tidur (lantai 2) dan 12 tempat tidur (lantai 3), ICVCU menawarkan perawatan intensif disegala tingkat severitas. Tata ruang ICVCU lantai 2 dibuat menggunakan sistem single cubical sehingga pengawasan terhadap pasien lebih optimal. Selama tahun 2013 terdapat peningkatan jumlah pasien sebanyak 8% dari tahun sebelumnya. penatalaksanaan pasien gagal jantung (heart failure) menggunakan ECMO dan LVAD. Serta akan ditambah unit hemodialisis di tahun 2014.

Pediatrik OK & Ward

Instalasi Bedah Pediatrik, Penyakit Jantung Bawaan dan Perawatan Intensif Pasca Bedah merupakan unit pelayanan bedah jantung pada anak dan dewasa dengan penyakit jantung bawaan dan di dapat yang terdiri dari Unit Bedah Pediatrik dan Unit ICU Pediatrik yang berlokasi di Gedung Perawatan II lantai 8. Di Unit Bedah Pediatrik beroperasi 2 kamar operasi yang setiap hari menjalankan tindakan operasi sekitar 4-5 kasus dengan kompleksitas kasus yang beragam.

Cath Lab

Pemeriksaan diagnostik invasif dengan teknik kateterisasi jantung yang berada di Lt2 GP 1, sebanyak 5372 pemeriksaan, yang terdiri dari 4728 kasus angiografi koroner, 508 kateterisasi jantung, dan 136 tindakan lainnya. Juga telah dilakukan tindakan intervensi non-bedah terhadap kelainan koroner berupa angioplasti koroner sebanyak 2327 tindakan, valvuloplasty dengan balon 79 tindakan, tindakan non-bedah untuk kelainan kongenital sebanyak 176 tindakan, terutama terdiri dari 45 kasus ASO, 97 kasus ADO/ Nit occluder, 11 kasus BAS dan tindakan lainnya.