jadwal dokter

Info Bed

rawat jalan

 Tergolong Katastropik, Penyakit Jantung Lebih Murah Dicegah

 

dr Ade Meidian Ambari, SpJP (Rieska/JawaPos.com)

 

JawaPos.com – Penyakit kardiovaskular salah satunya Penyakit Jantung Koroner (PJK) merupakan penyakit katastropik. Artinya, penyakit ini merupakan penyakit berbiaya tinggi dan secara komplikasi dapat membahayakan jiwa penderitanya. Gaya hidup modern membuat angka penderita terus meningkat.



Lewat Tim Ketuk Pintu Layani dengan Hati kerja sama antara Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta dan Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, jumlah populasi dengan faktor risiko akan ditekan. Ada lima faktor risiko penyakit jantung yaitu merokok, hipertensi, kolesterol, diabetes, dan genetik.

“Kalau genetik memang tidak bisa dicegah, tetapi lewat Tim Ketuk Pintu Layani dengan Hati, kita ingin mencegah empat faktor lainnya. Kita tahu biaya penyakit jantung atau penyakit kardiovaskular itu mahal. Karena itu memang penyakit katastropik,” kata Ketua Pelaksana Tim Pembekalan Muatan Kardiovaskular pada Tim Ketuk Pintu Layanan dengan Hati, dr. Ade Meidian Ambari, SpJP, Rabu (23/2).

Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita ini menjelaskan penyakit kardiovaskular seperti PJK dan stroke adalah penyakit dengan angka kematian paling tinggi. Biaya yang dikeluarkan pemerintah itu untuk mengobati penyakit tersebut juga tinggi.

“Harapannya Tim Ketuk Pintu Layani dengan Hati bisa menjadi primary pervention. Karena mencegah lebih baik daripada mengobati, itu jauh lebih murah,” jelas Ade.

Biaya atau klaim rumah sakit kepada Provinsi DKI Jakarta untuk mengobati pasien penyakit jantung sepanjang tahun 2015 mencapai lebih dari Rp 1 triliun. Ade membandingkan dengan negara Finlandia yang mampu menekan angka populasi berisiko tinggi.  Di Finlandia, masyarakat dengan faktor risiko mengubah perilakunya dan diberi muatan kardivaskular. Misalnya menurunkan hipertensi, mengatur kadar gula dalam darah, serta berhenti merokok. Hasilnya, Finlandia membutuhkan waktu 25 tahun untuk menurunkan secara signifikan 70 persen angka penyakit kardiovaskular.

“Berdasarkan itu kenapa enggak kita cegah, ada penelitian besar di Finlandia menekan poulasi dengan faktor risiko klasik. Kenapa kita enggak bisa. Kalau genetik memang tak bisa kita ubah, tapi faktor risiko lainnya bisa dicegah,” tegas Ade. (cr1/JPG)

 

Sumber : http://www.jawapos.com/read/2017/02/22/111726/tergolong-katastropik-penyakit-jantung-lebih-murah-dicegah

 

Paviliun dr.Sukaman

Rawat jalan ( Poliklinik Eksekutif ) dr. Sukaman merupakan etalase pelayanan rumah sakit, sehingga kualitas pelayanan di RS akan sangat mudah dilihat dan dinilai oleh pelanggan. Selama tahun 2013 jumlah pasien yang berobat ke Poliklinik Eksekutif Rawat Jalan dan Rawat Inap mengalami kenaikan Kunjungan dan Pengunjung dari tahun sebelumnya.

One Day Care (ODC)

One Day Care merupakan unit perawatan khusus yang memberikan layanan pada pasien-pasien yang tidak memerlukan rawat inap sehingga sifatnya hanya sementara saja. Pasien yang mendapat layanan disini diberikan berdasarkan permintaan dokter.

Medical Check UP (MCU)

MEDICAL CHECK UP (MCU) Terletak di Instalasi Paviliun Sukaman, MCU dan Deteksi Dini Kardovaskular RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita memberikan pelayanan konsultasi dan pemeriksaan kardiovaskular. Konsultasi langsung dengan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dan pemeriksaan kardiovaskular penunjang lainnya.

ICVCU Dewasa

Sebagai rumah sakit rujukan nasional kardiovaskular, RSJPDHK mempunyai ruang perawatan intensif khusus untuk penyakit kardiovaskular/ medikal. Terdiri dari 18 tempat tidur (lantai 2) dan 12 tempat tidur (lantai 3), ICVCU menawarkan perawatan intensif disegala tingkat severitas. Tata ruang ICVCU lantai 2 dibuat menggunakan sistem single cubical sehingga pengawasan terhadap pasien lebih optimal. Selama tahun 2013 terdapat peningkatan jumlah pasien sebanyak 8% dari tahun sebelumnya. penatalaksanaan pasien gagal jantung (heart failure) menggunakan ECMO dan LVAD. Serta akan ditambah unit hemodialisis di tahun 2014.

Pediatrik OK & Ward

Instalasi Bedah Pediatrik, Penyakit Jantung Bawaan dan Perawatan Intensif Pasca Bedah merupakan unit pelayanan bedah jantung pada anak dan dewasa dengan penyakit jantung bawaan dan di dapat yang terdiri dari Unit Bedah Pediatrik dan Unit ICU Pediatrik yang berlokasi di Gedung Perawatan II lantai 8. Di Unit Bedah Pediatrik beroperasi 2 kamar operasi yang setiap hari menjalankan tindakan operasi sekitar 4-5 kasus dengan kompleksitas kasus yang beragam.

Cath Lab

Pemeriksaan diagnostik invasif dengan teknik kateterisasi jantung yang berada di Lt2 GP 1, sebanyak 5372 pemeriksaan, yang terdiri dari 4728 kasus angiografi koroner, 508 kateterisasi jantung, dan 136 tindakan lainnya. Juga telah dilakukan tindakan intervensi non-bedah terhadap kelainan koroner berupa angioplasti koroner sebanyak 2327 tindakan, valvuloplasty dengan balon 79 tindakan, tindakan non-bedah untuk kelainan kongenital sebanyak 176 tindakan, terutama terdiri dari 45 kasus ASO, 97 kasus ADO/ Nit occluder, 11 kasus BAS dan tindakan lainnya.